BLOG

Potensi Pengembangan Sensor dalam Era IoT


  Internet of Things (IoT) merupakan salah satu tren global dalam industri informasi sekaligus menjadi arah pengembangan kunci yang tercantum dalam “Rencana Lima Tahun ke-12” Tiongkok. Saat ini, negara tersebut sedang gencar memajukan industri IoT. Pada periode 2010 hingga 2015, IoT berada pada tahap pengenalan, dengan mencapai konektivitas antarperangkat di sektor-sektor unggulan. Mulai tahun 2015 hingga 2020, IoT memasuki fase pertumbuhan, di mana perangkat-perangkat mulai bersifat semi-cerdas. Setelah tahun 2020, IoT akan memasuki fase pengembangan penuh, dengan mewujudkan kecerdasan menyeluruh. Hingga tahun 2015, ukuran pasar IoT telah melampaui 200 miliar yuan, dan diproyeksikan akan mencapai 750 miliar yuan pada tahun 2025, dengan tingkat pertumbuhan tahunan melebihi 30%. Prospek pasar IoT bahkan akan melampaui pasar-pasar seperti komputer, internet, dan komunikasi seluler.

  Arsitektur Internet of Things terdiri atas tiga lapisan: Lapisan pertama adalah jaringan persepsi, yang sebagian besar mengandalkan kode QR, RFID, dan sensor untuk memungkinkan identifikasi “benda”; lapisan kedua adalah jaringan transmisi, yang memanfaatkan jaringan Internet yang sudah ada, jaringan broadband, jaringan komunikasi, atau teknologi Internet generasi mendatang untuk memfasilitasi transmisi dan pemrosesan data; dan lapisan ketiga adalah jaringan aplikasi, yang mencakup berbagai layanan aplikasi—termasuk terminal kontrol input/output dan perangkat seluler.

  Lapisan persepsi merupakan fondasi untuk mewujudkan penginderaan IoT yang komprehensif, mencakup berbagai teknologi seperti tag dan pembaca kode QR, tag dan pembaca RFID, kamera, GPS, sensor dan terminal M2M, jaringan sensor, serta gateway sensor. Tantangan utama yang perlu diatasi adalah proses persepsi dan identifikasi objek, serta pengumpulan dan penangkapan informasi. Arah terobosan terletak pada pengembangan kemampuan penginderaan yang lebih sensitif dan komprehensif, sekaligus mengatasi tantangan terkait konsumsi daya yang rendah, miniaturisasi, dan penurunan biaya.

  Bidang penerapan sensor mencakup manufaktur mekanis, kontrol proses industri, elektronika otomotif, komunikasi, elektronika konsumen, serta peralatan khusus. Secara global, segmen pasar sensor yang tumbuh paling cepat adalah sektor otomotif; segmen berikutnya yang tumbuh paling pesat adalah pasar kontrol proses, sementara pasar komunikasi menawarkan prospek yang sangat menjanjikan.

  Ke depan, seiring dengan semakin meluasnya adopsi Internet of Things, tak terhitung banyaknya objek akan perlu dilengkapi dengan sensor yang lebih kecil dan lebih cerdas. Jumlah sensor, tag elektronik, serta perangkat antarmuka terkait yang diperlukan untuk hewan, tanaman, mesin, dan objek lainnya akan jauh melampaui jumlah ponsel saat ini. Sebagai contoh, hanya dari segi sensor pada produk elektronik konsumen saja: meskipun saat ini harga rata-rata pasarnya masih sekitar US$1, diperkirakan dalam 10 tahun mendatang akan turun menjadi US$0,5. Dengan proyeksi permintaan sebesar 7 triliun unit, hal ini membuka peluang pasar senilai lebih dari satu triliun dolar AS.

Halaman sebelumnya

Berita Terkait